KATA PENGANTAR
Puji
dan syukur penulis panjatkan kepada Allah SWT yang telah memberikan rahmat dan
hidayahNya sehingga kami dapat menyelesaikan tugas yang berjudul ” KONSEP
SEDERHANA AKUNTANSI MANAJEMEN PADA USAHA RISOL TELUR MAKNYUS GANDARIA”, Ibu Desy
Purwasih S.E.,M.ak selaku Dosen mata kuliah Akuntansi Manajemen yang telah
memberikan tugas ini kepada kami.
Saya
menyadari bahwa Tugas yang kami kerjakan ini masih mempunyai kekurangan baik
dari segi teknis maupun isi, oleh karena itu penulis mengharapkan kritik dan
saran yang bersifat membangun.Oleh karena itu , kami berharap agar Tugas ini
dapat dijadikan sebagai bahan pembelajaran dan berguna bagi pembacanya.
Untuk mengoperasikan sebuah organisasi yang kompleks
(besar dan rumit) dengan efisien dan efektif, manajemen membutuhkan informasi
terinci tentang operasi perusahaan. Seperti berapa jumlah bahan yang harus
disediakan, darimana bahan diperoleh, berapa jumlah peralatan yang terpakai,
berapa karyawan yang layak diperkerjakan dll.
Semua
persoalan tersebut akan bisa diatasi oleh manajemen apabila manajemen
memperoleh informasi yang tepat untuk digunakan sebagai dasar kebijakannya.
Artinya manajemen harus memperoleh informasi tentang masukan dan keluaran
operasi atau perusahaan untuk dasar operasinya. Tanpa informasi tentang masukan
dan keluaran, maka tidak mungkin manajemen dapat mengambil keputusan dengan
tepat. Untuk mengatasi hal tersebut diperlukan system informasi yang memadai.
Yaitu sistem informasi untuk perencanaan, pengelolaan, pengendalian dan
pengambilan keputusan. System informasi yang berhubungan dengan masalah
akuntansi atau keuangan merupakan tugas dan tanggung jawab dari akuntan
manajemen, dan system informasi yang berhubungan dengan akuntansi tersebut
disebut Akuntansi Manajemen. (Machfoedz, Mas’ud, Akuntansi Manajemen, 2002)
Tangerang,
01 Juni 2020
05SAKE05
Ruang.
K613
Universitas
Pamulang
![]() |
| 1) Minimal produksi/ sekali produksi (satuan berat) | |||||
| 2) bahan dasar dan takaran penggunaan | |||||
| 3) bahan pelengkap dan takaran penggunaan | |||||
| 4) harga bahan-bahan per satuan (gram/Kg/Kodi/Lusin/Liter) | |||||
| 5) Biaya Yang dikeluarkan untuk sekali produksi | |||||
| 6) Biaya tenaga kerja per sekali produksi | |||||
| 7) Biaya lain (estimasi bahan reject) | |||||
| 8) Margin yang diharapkan | |||||
| 9) Satuan produk jadi | |||||
| 10) Persentase ke pedagang | |||||
| 11) Persenyase ke konsumen | |||||
| Ilustrasi Anggaran Penjualan Risol Telur Maknyus | |||
| periode Januari 2020 - Juni 2020 | |||
| Bulan | QTY | Harga | Jumlah |
| Januari | 100 | 2.200,00 | 220.000,00 |
| Februari | 300 | 2.200,00 | 660.000,00 |
| Maret | 400 | 2.200,00 | 880.000,00 |
| April | 450 | 2.200,00 | 990.000,00 |
| Mei | 500 | 2.200,00 | 1.100.000,00 |
| Juni | 400 | 2.200,00 | 880.000,00 |
| Jumlah | 4.730.000,00 | ||
A
|
Biaya
Bahan Baku Standar
|
|||||||
Untuk 1 & 2
|
Dik :
|
Pemakaian
bahan baku standar per unit barang jadi adalah 100 Pcs
|
||||||
Harga
bahan baku standar per pcs adalah Rp 1,715/ Pcs
|
||||||||
Jawab :
|
||||||||
=
|
Biaya
bahan baku standar per unit barang jadi
|
|||||||
=
|
Hst
|
x
|
Kst
|
|||||
=
|
1.715
|
Rp 100,00
|
||||||
=
|
Rp
171.500
|
|||||||
Apabila
di produksi 500 Pcs barang jadi, maka :
|
||||||||
BBB =
|
Biaya
standar per unit barang jadi x jumlah barang jadi
|
|||||||
=
|
Rp 1.715
|
x
|
500
|
|||||
=
|
Rp 857.500
|
|||||||
B
|
Biaya
Tenaga Kerja Langsung (BTKL)
|
|||||||
Untuk 1 & 2
|
Dik :
|
Tarif
upah per jam untuk satu unit barang jadi adalah Rp 0
|
||||||
Jam
kerja langsung standar per unit adalah 1/4 jam
|
||||||||
Jawab :
|
||||||||
=
|
BTKL
standar per unit barang jadi
|
|||||||
=
|
Tust
|
x
|
JTKLst
|
|||||
=
|
0,25
|
x
|
Rp -
|
|||||
=
|
Rp -
|
|||||||
Apabila
di produksi 50 Pcs barang jadi, maka :
|
||||||||
BTKL =
|
BTKL
Per unit barang jadi x jumlah barang jadi
|
|||||||
=
|
Rp -
|
x
|
50
|
|||||
=
|
Rp -
|
|||||||
Untuk
3
|
Apabila
di produksi 360 Pcs barang jadi, maka :
|
|||||||
BTKL =
|
BTKL
Per unit barang jadi x jumlah barang jadi
|
|||||||
=
|
Rp -
|
x
|
360
|
|||||
=
|
Rp -
|
|||||||
C
|
Biaya
Overhead Pabrik Standar
|
|||||||
Apabila
:
|
||||||||
Biaya
Overhead pabrik variabel standar yang dianggarkan =
|
Rp 143.500
|
|||||||
Biaya
Overhead pabrik variabel standar tetap yang dianggarkan =
|
Rp 143.500
|
|||||||
kapaistas
normal (menurut jam kerja tenaga kerja langsung) =
|
0.25 jam
|
|||||||
BOP standar per unit barang jadi
|
=
|
Tst
|
x
|
JKst
|
||||
=
|
0,25
|
x
|
Rp 143.500
|
|||||
=
|
Rp 35.875,00
|
|||||||




